Fattah Amin menyatakan dirinya dan istri, Amira Othman, tidak ada hubungan dengan video kekerasan yang kini beredar di jagat maya. Pernyataan itu disampaikan menyusul beredarnya unggahan yang mengaitkan pasangan selebritas tersebut dengan insiden yang menimpa seorang wanita.

Unggahan klarifikasi itu dibagikan Fattah di akun Threads pribadinya, di mana ia mengatakan ia dan Amira telah menyadari adanya hn berisi tuduhan palsu dan fitnah yang menimpa mereka. Mereka lalu melampirkan pernyataan resmi dari kuasa hukum yang mewakili keduanya.
Klarifikasi langsung dari pasangan
Dalam unggahan yang juga memuat pernyataan pengacara, pasangan itu meminta warganet menghentikan penyebaran spekulasi yang tidak berdasar. Mereka menegaskan berharap agar publik tidak lagi terlibat dalam penularan informasi yang belum diverifikasi dan bersifat memfitnah.
Permintaan tersebut muncul di tengah kekhawatiran bahwa tuduhan yang beredar dapat merusak reputasi pribadi dan keluarga. Fattah menyampaikannya pada momen salam Muharram, sebagai upaya meredam spekulasi dan memberi penjelasan langsung kepada pengikutnya.
Pernyataan firma hukum
Firma hukum yang menangani kasus ini, Arief & Iskandar Advocates & Solicitors, mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan bahwa klien mereka bukanlah orang-orang yang terlihat dalam klip yang menjadi viral. Firma itu menyatakan dengan jelas bahwa Fattah dan Amira tidak terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam insiden yang ditampilkan dalam video tersebut.
Selain menegaskan ketidakberkaitan kliennya, firma hukum tersebut juga meminta agar publik dan pengguna internet menurunkan maupun menghentikan penerbitan konten berisi informasi palsu atau fitnah. Ajakan ini ditujukan kepada warga internet di wilayah terkait agar tidak lagi meneruskan materi yang belum terverifikasi.
Ancaman langkah hukum dan penyebaran lintas negara
Pernyataan resmi firma hukum itu turut menyebutkan bahwa kliennya mengambil sikap tegas dan tidak akan ragu menempuh jalur hukum terhadap pihak yang terus menerbitkan atau menyebarkan klaim tidak berdasar. Ancaman tindakan hukum ini dikemukakan untuk menghentikan peredaran informasi yang merugikan nama baik kedua selebritas tersebut.
Firma hukum juga mengingatkan bahwa fitnah tersebut sudah menyebar luas di kalangan pengguna internet, bahkan mencapai pengguna di negara tetangga. Hal ini menunjukkan dampak cepat informasi viral dan potensi kerugian reputasi yang dapat meluas jika tidak segera ditangani.
Latar belakang video yang viral
Sebelumnya, pada 13 Juni, sebuah klip yang menampilkan kejadian kekerasan fisik terhadap seorang wanita berkewarganegaraan Indonesia yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga menjadi viral. Video itu memperlihatkan empat orang yang terlibat dalam tindakan tersebut.
Setelah penularan video, sejumlah akun di media sosial melakukan spekulasi dan menautkan nama Fattah serta Amira pada orang-orang yang hadir dalam rekaman itu. Tuduhan-tuduhan tersebut kemudian memicu pernyataan klarifikasi dari pasangan dan langkah hukum dari tim kuasa hukumnya.
Hingga saat ini, pasangan tersebut bersama kuasa hukumnya meminta warga internet untuk berhenti menyebarkan materi yang mengandung tuduhan palsu dan menunggu proses penanganan yang sah jika ada pihak yang berkepentingan untuk menempuh jalur hukum. Mereka menegaskan pentingnya verifikasi informasi sebelum membagikan konten yang berpotensi merugikan pihak lain.
